Perkuat Literasi Digital dan Cegah Hoaks, Bawaslu Kota Bengkulu Gelar Konsolidasi Demokrasi Bersama MAFINDO
|
Perkuat Literasi Digital dan Cegah Hoaks, Bawaslu Kota Bengkulu Gelar Konsolidasi Demokrasi Bersama MAFINDO
Kota Bengkulu, Bawaslu Kota Bengkulu — Dalam rangka memperkuat literasi digital serta mencegah penyebaran hoaks di tengah masyarakat, Bawaslu Kota Bengkulu melaksanakan kegiatan Konsolidasi Demokrasi bersama MAFINDO (Masyarakat Anti Fitnah Indonesia) Kota Bengkulu.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan MAFINDO yakni Iyud Dwi M selaku Sekretaris, Oka Ridiansyah selaku Relawan, serta Mika Oktaria selaku Relawan MAFINDO. Dari Bawaslu Kota Bengkulu turut hadir Leka Yunita Sari selaku Anggota Bawaslu Kota Bengkulu, Ahmad Maskuri selaku Anggota Bawaslu Kota Bengkulu, Awang Konaevi selaku staf, Irma Damaianti selaku staf, serta Devan Nanda selaku staf.
Dalam kegiatan tersebut, diskusi difokuskan pada perkembangan Artificial Intelligence (AI) dan maraknya penyebaran hoaks di ruang digital yang dinilai menjadi tantangan baru dalam kehidupan demokrasi dan penyebaran informasi di masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut Kordiv HPPH Bawaslu Kota Bengkulu Leka Yunita Sari menyampaikan bahwa perkembangan teknologi digital harus diimbangi dengan peningkatan kesadaran masyarakat dalam memilah informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Perkembangan AI tentu memberikan banyak manfaat, namun juga memiliki tantangan tersendiri apabila disalahgunakan untuk menyebarkan informasi palsu maupun disinformasi. Oleh karena itu, penguatan literasi digital menjadi sangat penting,” ujarnya.
Sementara itu, pihak MAFINDO menjelaskan bahwa saat ini mereka terus aktif melakukan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya hoaks, termasuk kepada kelompok lansia yang dinilai cukup rentan menerima informasi palsu dari media sosial maupun aplikasi percakapan digital.
Semetara Sekretaris MAFINDO Iyud Dwi M menyampaikan bahwa edukasi literasi digital kepada masyarakat perlu dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat lebih bijak dalam menggunakan media digital.
“MAFINDO saat ini juga fokus melakukan edukasi kepada kelompok lansia agar lebih memahami cara mengenali informasi yang benar serta tidak mudah terpengaruh oleh berita hoaks,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, MAFINDO turut memperkenalkan aplikasi “Cek Sumberdata” yang dapat digunakan masyarakat untuk membantu melakukan pengecekan terhadap sumber informasi dan kebenaran suatu berita yang beredar di media digital.
Melalui kegiatan konsolidasi demokrasi ini, diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara Bawaslu Kota Bengkulu dan MAFINDO dalam meningkatkan literasi digital masyarakat, memperkuat pengawasan partisipatif, serta menciptakan ruang digital yang sehat demi mendukung demokrasi yang berkualitas dan berintegritas. (Humas Bawaslu Kota Bengkulu)
Penulis: Irma D
Editor: AK
Dokumentasi: Devan N