Sinergi Kuat Bawaslu dan HMI Cabang Bengkulu, Mahasiswa Siap Jadi Garda Pengawas Demokrasi
|
*”Sinergi Kuat Bawaslu dan HMI Cabang Bengkulu, Mahasiswa Siap Jadi Garda Pengawas Demokrasi”*
Kota Bengkulu, Bawaslu Kota Bengkulu — Dalam rangka memperkuat pengawasan partisipatif dan meningkatkan peran generasi muda dalam demokrasi, Bawaslu Kota Bengkulu melaksanakan kegiatan konsolidasi demokrasi bersama Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bengkulu.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (14/4/26) bertempat di Sekretariat HMI Cabang Bengkulu.
Kegiatan konsolidasi ini dihadiri langsung oleh Rahmat Hidayat, M.Sos selaku Ketua Bawaslu Kota Bengkulu, didampingi oleh Leka Yunita Sari, SE serta jajaran staf Bawaslu Kota Bengkulu. Turut hadir Ketua Umum HMI Cabang Bengkulu, Muhammad Bintang Tuah Dinasti bersama pengurus, yaitu Rizky Perdana, Muhammad Thoriq Savero, Aji Ahmad, dan Naufal Fajrakhan Ilham.
Disampaikan oleh Rahmat Hidayat bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara Bawaslu dan organisasi kepemudaan guna meningkatkan kesadaran serta partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu.
“keterlibatan masyarakat, khususnya generasi muda, menjadi faktor penting dalam keberhasilan pengawasan Pemilu,” tegasnya.
Selaku Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas, Leka Yunita Sari juga menambahkan bahwa kolaborasi dengan HMI menjadi salah satu upaya konkret dalam memperluas jangkauan edukasi kepemiluan kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
“Kami berharap HMI dapat menjadi mitra strategis dalam menyampaikan edukasi politik yang konstruktif serta meningkatkan literasi demokrasi di tengah masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum HMI Cabang Bengkulu, Muhammad Bintang Tuah Dinasti, menegaskan bahwa HMI siap mendukung dan berkolaborasi dengan Bawaslu Kota Bengkulu dalam upaya penguatan demokrasi, khususnya melalui keterlibatan aktif kader dalam kegiatan pengawasan partisipatif. Ia juga menyampaikan bahwa HMI sebagai organisasi kader akan mendorong anggotanya untuk turut berperan dalam memberikan edukasi politik kepada masyarakat serta menjaga nilai-nilai demokrasi yang jujur dan adil.
Adapun beberapa poin penting yang dibahas dalam kegiatan ini meliputi peningkatan peran mahasiswa dalam pengawasan partisipatif, rencana pelaksanaan program Pengawasan Partisipatif (P2P), serta pentingnya literasi demokrasi di kalangan generasi muda. Selain itu, turut dibahas berbagai tantangan dalam pengawasan Pemilu seperti rendahnya partisipasi masyarakat dan kurangnya pemahaman terkait pelanggaran Pemilu.
Sebagai tindak lanjut, disepakati beberapa langkah strategis antara Bawaslu Kota Bengkulu dan HMI Cabang Bengkulu, di antaranya membangun koordinasi berkelanjutan, melibatkan kader HMI dalam kegiatan pengawasan partisipatif, serta melaksanakan kegiatan edukasi dan sosialisasi kepemiluan kepada masyarakat.
Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara Bawaslu Kota Bengkulu dan HMI Cabang Bengkulu dalam memperkuat pengawasan partisipatif, meningkatkan kualitas demokrasi, serta mendorong terciptanya Pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas. (Humas Bawaslu Kota Bengkulu)
Penulis: Irma D
Editor: Irma D
Dokumentasi: Devan N